Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

Puisi-Puisi Berry Unggas

Puisi-Puisi Berry Unggas* Pagi dan Perempuan Pada suatu pagi, Di belakang kamar kos, dari kaca jendela yang sebagiannya pecah, saya melihat seorang perempuan sedang menenun. Tetangganya, yang juga seusianya, lebih dari 40 tahun, sedang menyiram bunga-bunga di pekarangan rumah. Berhadapan dengan pintu depan kos, seorang perempuan menyeduh dua gelas teh, barangkali gelas yang satu untuk suaminya sebab satu-satunya anak mereka tidak suka teh! sementara di jalan-jalan, penuh ibu tengah berpulang dari Gereja Pada suatu pagi, saya melihat perempuan-perempuan dengan penuh rahmat Di mana sesama saya para pria? ( Barangkali masih saja mendengkur) Ah Tuhan, apakah Kau dahulu menciptakan pagi hanya untuk seorang perempuan? Suatu Hari Nanti Bayangkan bila suatu hari nanti, ketika saya bangun dari tidur malam hingga pagi yang penuh dengan bunga tidur yang jenaka, kau sudah menyediakan segelas kopi di atas meja. Kau menutup rapat bibir gelas agar ...